PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA JEPANG KELAS XII BAHASA 1 SMAK DIPONEGORO BLITAR

Authors

  • VIVI RUSIANA Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Kata Kunci : gaya belajar, hasil belajar Gaya belajar merupakan merupakan cara yang khas siswa dalam mempermudah memahami, mengingat, menyerap, mengolah setiap informasi yang di dapat guna untuk memaksimalkan hasil belajarnya. Permasalahan gaya belajar pada siswa kelas XII Bahasa 1 SMAK diponegoro Blitar yaitu gaya belajar yang beraneka ragam. Keaneragaman tersebut tidak disadari oleh guru pengajar sehingga hanya memberikan materi dengan satu metode pembelajaran saja. Seharusnya guru dan siswa saling memahami gaya belajarnya, sehingga siswa tidak kesulitan menerima informasi. Kemudahan siswa dalam menerima hasil belajarnya tentunya dapat memaksimalkan hasil belajarnya. Berdasarkan masalah tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Jepang siswa kelas XII Bahasa 1 SMAK Diponegoro Blitar 2) Gaya belajar apa yang sesuai dalam belajar bahasa Jepang di kelas XII Bahasa 1 SMAK Diponegoro Blitar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, untuk menjelaskan secara deskriptif pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar Bahasa jepang siswa kelas XII Bahasa 1 SMAK Diponegoro Blitar. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisi regresi linier sederhana. Data gaya belajar dari kuisioner dan data hasil belajar diambil dari nilai ulangan akhir semester bahasa   semester ganjil tahun ajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) gaya belajar berpengaruh positif, signifikan, dan sangat kuat terhadap hasil belajar bahasa Jepang siswa SMAK Diponegoro Blitar. 2) gaya belajar auditorial merupakan gaya belajar sesuai dalam belajar bahasa Jepang di kelas XII Bahasa 1 SMAK Diponegoro Blitar. 3) Semakin banyak melibatkan indera dalam gaya belajar semakin baik juga dalam memahami dan mengolah informasi yang berguna dalam meningkatkan hasil belajar. Peneliti menyarankan agar siswa dapat memhami/ mengetahui gaya belajar yang paling dominan pada dirinya, atau lebih baik dapat memaksimalkan semua indera dalam gaya belajarnya dalam meningkatkan hasil belajarnya. Bagi guru dalam proses belajar mengajar di kelas hendaknya guru lebih memahami gaya belajar siswa. Kemudian bagi peneliti lain menambah jumlah variabel penelitian sehingga nanti ada perbandingan antara penelitian ini dan penelitian berikutnya.

References

Suyono dan Hariyanto. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

De Porter, Bobbi dan Hernacki, Mike. 2002. Quantum Learning. Bandung: Mizan Media utama (MMU)

De Porter, Bobbi dan Hernacki, Mike. 2002. Quantum Learning. Bandung: Mizan Media utama (MMU)

Downloads

Published

2015-03-13

Issue

Section

Articles