KEMAMPUAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 WONOAYU TAHUN AJARAN 2013-2014 DALAM MEMAHAMI KATA TUNJUK BAHASA JEPANG

Authors

  • SERLI NOVITA SARI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Kata Kunci: Kemampuan, Shijishi, Shiji daimeishi, dan Rentaishi.Penunjukan nomina maupun persona dalam bahasa Jepang menggunakan kata tunjuk (shijishi). Dalam Shjishi dibagi menjadi tiga yaitu: daimeishi, fukushi dan rentaishi. Untuk menunjukkan benda menggunakan kore,sore,are dan untuk menerangkan kata benda menggunakan kono+N, sono+N, ano+N. hal ini akan semakin membingungkan para pembelajar khususnya pembelajar bahasa Jepang dasar. Dalam penelitian ini penulis akan menjawab rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana kemampuan siswa SMA Negeri 1 Wonoayu dalam memahami kata tunjuk bahasa Jepang khususnya kore, sore, are dan kono, sono, ano dan (2) Kesulitan apa yang dihadapi siswa SMA Negeri 1 Wonoayu pada saat akan menggunakan kata tunjuk bahasa Jepang khususnya kore, sore, are dan kono, sono, ano.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang menggunakan tes dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden kurang memahami kore, sore, are dan kono, sono, ano. Kemampuan rata-rata siswa sebesar 42, 84 pada soal kore, 44 pada soal sore, 47, 33 pada soal are, 40, 76 pada soal kono, 42, 61 pada soal sono, 36, 76 pada soal ano dan berdasarkan klasifikasi kemampuan termasuk dalam kelompok kurang. Kesulitan yang dihadapi siswa ialah tidak hafal huruf hiragana dan katakana, tidak hafal kata tunjuk bahasa Jepang, tidak hafal kosakata bahasa Jepang, tidak dapat membedakan partikel.Penulis menyarankan kepada pengajar agar memberikan penjelasan secara mendetail tentang pelajaran bahasa Jepang khususnya kata tunjuk bahasa Jepang.Selain itu, seorang pengajar sebaiknya mengetahui permasalahan atau kesulitan yang dihadapi siswa. Sedangkan saran kepada pembelajar ialah agar lebih banyakmenghafal dan mempelajari kembali tentang kata tunjuk khususnya kore,sore,aredan kono,sono,ano.

References

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Daniel. (2012). Analisis Fungsi Penggunaan Bunmyakushiji Kono Sono dan Ano Dalam Komik Meitantei Conan Tokubetsuhen Jilid 21. Skripsi. Tidak diterbitkan. Jakarta. Universitas Bina Nusantara.

Definisi memahami (n.d). diakses pada tanggal 19 Juni 2014 dari http://kbbi.web.id/paham.

Depdikbud. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke 3. Jakarta: Balai Pustaka

Herawaty, Endah. (2007). Belajar Otodidak Bahasa Jepang. Jakarta: Idea Publishing.

Iori, Isao. (2004). Atarashii Nihongo Nyuumon Kotoba No Shikumiwo Oshieru. Japan: Tokyo 3A Corporation.

Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Matsuura, Kenji. (1994). Kamus Jepang - Indonesia. Japan: Kyoto Sangyo University Press.

Mulyasa, E. (2005). Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyadi. (2010). Diagnosis Kesulitan Belajar. Bandung: Nuha Litera.

Nurgiyantoro, Burhan. (2001). Penilaian Dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPEE.

Nurgiyantoro, Burhan. (2002). Statistik Terapan untuk Ilmu-ilmu Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University press.

Setiyadi, Ag. Bambang. (2006). Metode Penelitian untuk Pengajaran Bahasa Asing Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudjana, Nana. (2000). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Sinar Baru Algesindo.

Sudjianto. (1996). Gramatika Bahasa Jepang Modern Seri A. Jakarta: Kesaint Blanc.

Sudjianto., Dahidi, Ahmad. (2009). Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. IKAPI: Kesaint Blanc.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susilana, Rudi. (2007). Media Pembelajaran. Bandung: CV. Wacana Prima Bandung

Tanimori, Masahiro. (2008). Cara Mudah Memahami Tata Bahasa Jepang. Yogyakarta: Media Abadi.

The Japan Foundation. (1983). Nihongo Shoho. Jakarta: PT. Nasco Jaya.

Tim Penyusun Universitas Brawijaya. (2011). Pedoman Penulisan Skripsi Fakultas Ilmu Budaya. Malang: Universitas Brawijaya.

Vaccari, Elisa Enko, Mrs., Vaccari, Oreste. (1980). Nihongo Kaiwa Bunten edisi 26. Tokyo: Nippon Printing Company.

Yasuko, Ichikawa. (2005). Nihongo Bunpo to Kangaeru Pointo. Tokyo: 3A Corporation

Yuliani, Ika. (2005). Analisis Penggunaan Kata Ganti Tunjuk Benda Ko So A yang Muncul Dalam Kalimat Maupun Percakapan Bunmyakushiji Dalam Novel Madogiwa no Tottochan. Skripsi. Tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Bina Nusantara.

_______, (2006). Minna no Nihongo I Terjemahan dan Keterangan Tatabahasa. Surabaya: IMAF Press.

Downloads

Published

2015-02-02

Issue

Section

Articles