PELESAPAN SUBJEK DAN OBJEK TINJAUAN MAKNA PREDIKAT DALAM DRAMA HUNGRY! KARYA MOTOHASHI KEITA

Authors

  • PUTRI NUZULAILI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Kata Kunci: Pelesapan, Objek, Subjek, Batasan Berdasarkan Makna Predikat. Dalam kehidupan bermasyarakat, bahasa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Seperti halnya bahasa lain di dunia, bahasa Jepang juga memiliki keunikannya sendiri. Salah satu keunikan tersebut adalah pelesapan. Pelesapan yang banyak dilakukan adalah melesapkan subjek dan objek dalam kalimat percakapan. Sebagai contoh, kalimat percakapan yang banyak mengalami pelesapan subjek dan objek dapat dilihat dalam drama Hungry!.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelesapan subjek dan objek yang terjadi pada masyarakat Jepang. Pembahasan mengenai pelesapan subjek dan objek termasuk dalam kajian semantik, yaitu cabang linguistik yang mengkaji makna kata. Penelitian ini menggunakan teori Nariyama tentang pelesapan subjek dan objek dilihat dari batasan berdasarkan makna predikat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis berupa kalimat percakapan dalam drama Hungry! yang telah mengalami pelesapan subjek dan objek.Dari hasil penelitian ditemukan 28 data pelesapan subjek, antara lain: kata ganti orang (pertama dan kedua), dan kata benda. Kemudian 2 data pelesapan subjek dan objek, antara lain: kata ganti orang (ketiga) dan kata benda.

References

Referensi Dari Buku:

Arikunto, Suharsimi. 1995. Manajemen Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Keraf, Gorys. (2000). Diksi Dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.

Koizumi, Tamotsu. (1993). Nihongo Kyoushi No Tame No Gengogaku Nyuumon. Tokyo: Taishukan.

Kondo, Atsuko. (2008). Nihongo Gaku Nyuumon. Tokyo: Kenkyuusha.

Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Muhammad. (2011). Metode Penelitian Bahasa. Jogjakarta: Ar-Ruz Media.

Nariyama, Shigeko. (2009). How We Can Know Who Did What To Whom In Japanese? The Grammar Omission: Less Is More. Japan: Meiji Shoin.

Rahardi, R. Kunjana. (2005). Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

__________(2009). Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Erlangga.

Strus, A., Corbin, J. (2003). Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakrta: Pustaka Pelgar.

Sudjianto dan Dahidi, Ahmad.(2004). Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. Jakarta: Kesaint Blanc.

Sutedi, Dedi. (2008). Dasar-Dasar Linguistik Bahasa Jepang. Bandung: Humaniora.

A Cooperation. (2008). Minna No Nihongo I. Tokyo: International Mutual Activity Foundation (IMAF) Press.

__________(2008). Minna No Nihongo II. Tokyo: International Mutual Activity Foundation (IMAF) Press.

Referensi Dari Skripsi:

Maharani, Dyah Lovita. (2013). Elipsis Subjek Dan Objek Dalam Film Spirited Away Karya Hayao Miyazaki. Skripsi, tidak diterbitkan. Malang: Universitas Brawijaya.

Referensi Dari Website:

Asianwiki.com/Hungry!_%28Drama%29

Dramalist.com

Suciadi, James. (2001). Studi Analisis Metode-Metode Parsing Dan Interpretasi Semantik Pada Natural Languange Processing. Diakes pada tanggal 2 Mei 2014 dari

http://jurnalinformatika.petra.ac.id/index.php/inf/article/view/15799/1579.pdf

Downloads

Published

2015-01-28

Issue

Section

Articles