SIMBOL BUDAYA CELTIC PADA FESTIVAL-FESTIVAL KEAGAMAAN DI BRETAGNE PRANCIS : KAJIAN SEMIOTIK

Authors

  • YOSUA KURNIA ARISKA PUTRA Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Kata Kunci: Budaya, Celt, Festival, Bretagne, Santo, Semiotik, Simbol, Makna. Budaya merupakan sistem nilai suatu masyarakat. Salah satu budaya tertua di Prancis adalah budaya Celtic di Bretagne. Representasi budaya yang menarik dapat diamati melalui sebuah festival. Festival Santo Yves (Festival Bretagne) dan Festival Santo Patrick merupakan contoh festival keagamaan dengan budaya Celtic terbesar di Bretagne. Oleh karena itulah, penulis tertarik untuk menjadikannya sebagai objek penelitian dengan rumusan masalah sbb: (1) bagaimana perwujudan budaya Celtic yang tercermin pada festival-festival keagamaan yang diadakan di Bretagne, Prancis dan (2) bagaimana makna dari simbol-simbol budaya Celtic tersebut dianalisis berdasarkan kajian semiotik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisa semiotik Peirce dengan tujuan menguraikan secara deskriptif makna dari simbol-simbol budaya Celtic pada festival-festival keagamaan di Bretagne. Adapun, sumber data yang digunakan berasal dari video pelaksanaan Festival Bretagne di Vilaine tahun 2010 dari situs fetedelabretagne.com dan video Festival Santo Patrick di Luçon tahun 2013 dari Télé Luçon Sud Vendée.Penulis menyimpulkan hasil temuan sebagai simbol dengan perpaduan baik ikon maupun indeks yang direpresentasikan melalui aksesoris maupun benda yang dibawa peserta festival. Temuan lainnya adalah perwujudan budaya Celtic pada festival-festival keagamaan di Bretagne dapat dipetakan ke dalam beberapa konsep, seperti dualitas, demografi, kesucian, simbolisasi, kerja sama, kekerabatan, penokohan dan trinitas.Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar dapat menambah teknik pengumpulan data, seperti observasi maupun wawancara dengan pihak terkait untuk mendapatkan data yang lebih mendalam.

References

Berger, Arthur Asa. Tanpa tahun. Tanda-tanda dalam Kebudayaan Kontemporer: Suatu Pengantar Semiotika. Terjemahan oleh M. Dwi Marianto & Sunarto, 2005. Cetakan Kedua. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya.

Billon, Marie. (2011). La Saint-Patrick: une fête religieuse pour boire de la bière ? Diakses pada tanggal 6 Februari 2014 dari http://fromparistolondon.blogs.france24.com/article/2011/03/17/la-saintpatrick-une-fete-religieuse-pour-boire-de-la-biere-0

Bodlore-Penlaez, Mikael. (2014). Le Gwenn Ha Du, Drapeau Modern de la Bretagne. Diakses pada tanggal 5 Mei 2014 dari

http://www.geobreizh.com/breizh/fra/drapeaux-gwennhadu.asp

Bogdan, Robert & Taylor, Steven J. Tanpa tahun. Pengantar Metoda Penelitian Kualitatif: Suatu Pendekatan Fenomenologis Terhadap Ilmu-ilmu Sosial.

Terjemahan oleh Arief Furchan, 1992. Surabaya: Usaha Nasional.

Brittany. (1995). Grolier Encyclopedia of Knowledge Vol. 3, p. 318-319.

Carpentier, Jean & Lebrun, François. (2000). Sejarah Prancis: Dari Zaman

Prasejarah hingga Akhir Abad ke-20. Edisi yang diperbaharui.

Terjemahan oleh Daniel Perret. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Celts. (1995). Grolier Encyclopedia of Knowledge Vol. 4, p. 221-222.

Fajriah, Nurlaelatul. (2011). Analisis Semiotik Film Cin(t)a Karya Sammaria Simanjutak. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Fakultas Ilmu Dakwah dan

Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Jakarta.

Fête de la Bretagne. Tanpa tahun. Diakses pada tanggal 6 Februari 2014 dari http://whatson.brittanytourism.com/festive-brittany/fete-de-la-bretagne

Fiske, John. (1990). Cultural and Communication Studies: Sebuah Pengantar Paling Komprehensif. Terjemahan oleh Yosal Iriantar & Idy Subandy Ibrahim. Yogyakarta: Jalasutra.

Folk Arts of New England. (2014). Fest-Noz: Breton dance and music festival with Bagad New York. Diakses pada tanggal 8 Februari 2014 dari http://www.facone.org/programs/bretonfestnoz.html

Habig, Marion (Ed.). (2011). Saint Yves of Brittany from The Fransiscan Book of Saints. Diakses pada tanggal 8 Februari 2014 dari http://www.romancatholic-saints.com/saint-yves-of-brittany.html

Heuken, Adolf. (2000). Ensiklopedi Orang Kudus. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka.

Johnson, David. (2007). Color Psychology. Diakses pada tanggal 8 Mei 2014 dari http://www.infoplease.com/spot/colors1.html

Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. (2005). Jakarta: Balai Pustaka.

Le Gouil, Jean. Tanpa tahun. L’histoire de Bretagne. Diakses pada tanggal 8 Februari 2014 dari http://www.infobretagne.com/histoire-bretagne.htm

Les cornemuses. Tanpa tahun. Diakses pada tanggal 19 Mei 2014 dari http://www.sonerezh.net/cornemuses.htm

Monaghan, Patricia. (2004). The Ecyclopedia of Celtic Mythology and Folklore. New York: Facts On File.

Narbuko, Chalid & Achmadi, Abu. (2010). Metodologi Penelitian. Cetakan Kesebelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Nazir, M. (1998). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nègre, Xavier. (2002-2014). Bretagne origines. Diakses pada tanggal 8 Februari 2014 dari http://www.lexilogos.com/bretagne_histoire.htm

Overman, Manfred & Wagner, Jürgen. Tanpa tahun. Histoire de Bretagne. Diakses pada tanggal 8 Februari 2014 dari http://www.phludwigsburg.de/html/2b-frnz-s01/overmann/baf4/bretagne/histoire.htm

Rees, Elizabeth. (2000). Celtic Saints Passionate Wanderers. USA: Thames & Hudson.

Rohendi, Didin. (2008). Analisis Semiotika Tentang Foto Tragis Anak Kecil dalam Konflik di Sudan Tahun 1993. Skripsi tidak diterbitkan. Bandung: Fakultas Sosial Politik Universitas Komputer Indonesia.

Sobur, Alex. (2009). Semiotika Komunikasi. Cetakan Keempat. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Traou Mad. (2011). Symbole de Bretagne: l’hermine. Diakses pada tanggal 11 April 2014 dari http://blog.traoumad.fr/index.php/post/hermine-symbolebretagne

Wahyuni, Sari. (2012). Qualitative Research Method: Theory and Practice. Jakarta: Salemba Empat.

Walangarei, Sjane F. (2013). Sikap dan Perilaku Masyarakat Terhadap Simbol-Simbol Budaya: Suatu Kajian Etnolinguistik. Jurnal tidak diterbitkan. Manado: Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Widagdho, Djoko. (2001). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2014-08-20

Issue

Section

Articles