KONSEP OMOIYARI YANG TERCERMIN DALAM DRAMA SAMURAI HIGH SCHOOL KARYA SUTRADARA TOYA SATO DAN RYUICHI INOMATA

Authors

  • KHUSNUL KHOTIMAH Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Kata Kunci : Omoiyari, Altruisme, Simpati, Empati, Perilaku Prososial, Samurai High School. Film adalah bagian dari karya seni, yang berarti juga bagian dari karya sastra. Drama merupakan salah satu jenis film yang digemari di Jepang. Selain sarana hiburan, drama di Jepang juga bisa menjadi sarana pendidikan moral. Omoiyari merupakan salah satu jenis moral yang telah dipelajari sejak di bangku Sekolah Dasar. Omoiyari adalah kesediaan untuk merasakan perasaan orang lain, seolah merasakan sendiri perasaan tersebut. Drama yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah drama Samurai High School karya sutradara Toya Sato dan Ryuichi Inomata. Penelitian ini menggunakan pendekatan konsep omoiyari. Konsep ini digunakan untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk sikap omoiyari yang tercermin dalam drama Samurai High School. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ciri khas pada sikap omoiyari pada masing-masing tokoh. Diantaranya adalah tidak mementingkan diri sendiri, perasaan empati dan khawatir, berani mengambil resiko, dan balas budi. Sebagai tambahan, disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk menggunakan kajian semangat ganbaru untuk mengetahui sikap pantang menyerah yang digambarkan oleh para tokoh.

References

Drama :

Toya, Sato dan Ryuichi Inomata. 2009. Samurai High School. Japan: NTV

Buku dan Literatur :

Eisenberg, N. & Mussen, P. H. (1989). The Roots of Prosocial Behavior in Children. Cambridge CB: Cambridge University Press.

Fananie, Zainuddin. (1992). Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Goleman, Daniel. (1997). Emotional Intelligence. New York: Bantam Books.

Khan, Yoshimitsu. (1997). Japanese Moral Education Past and Present. London: Fairleigh Dickinson University Press.

Lebra, T. S. (1976). Japanese Patterns of Behavior. Honolulu, HI: University of Hawaii Press.

Mamer, Bruce. (2006). Film Production Technique Creating the Accomplished Image, 4th edition. USA: Thomson Wadsworth. Hal. 4-10

Nurgiyantoro, Burhan. (1995). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Sayuti, Suminto A. (2000). Cerita Rekaan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Siswanto, Wahyudi. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo.

Wellek, R., & Warren, A. (1995). Teori Kesusastraan. (Diindonesiakan oleh Melani Budianta). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Internet:

Dorji, T.C. (2009). Omoiyari – A Japanese Lesson. Diakses 23 April 2013 dari http://kicainc.jp/english/contest/essay2009-2.html

Hara, Kazuya. (2006). The Concept of Omoiyari (Altruistic Sensitivity) in Japanese Relational Communication. IAICS Journal (Journal Association for Intercurltural Communication Studies), Jilid 15, No. 1, diakses 25 April 2013 dari http://www.uri.edu/iaics/content/2006v15n1/03%20Kazuya%Hara.pdf.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Luar Jaringan (offline) dengan mengacu pada data dari KBBI Daring (Edisi III) diambil dari http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id./kbbi/

Koentjoro. Tanpa tahun. Perilaku Menolong, Prosocial, dan Altruisme. Diakses 27 April 2013 dari

http://koentjoro-psy.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/Perilaku_Menolong.pdf

Kolker, Robert. Tanpa tahun. Mise-En-Scene. Diakses 23 April 2013 dari http://userpages.umbc.edu/~landon/Local_Information_Files/Mise-en-Scene.htm

Lathrop, Gail dan David O. Sutton. Tanpa tahun. Elements of Mise En Scene. Diakses 10 Maret 2013 dari

http://www.proseproductionsink.com/1102_Licata_Elements_of_Mise-en-scene_modified.pdf

Pratama, Himawan. (2009). Relevansi pemberitaan televisi dengan pembentukan persepsi mahasiswa Jepang tentang Islam pasca peristiwa 9/11. Diakses 31 Mei 2013 dari http://lontar.ui.ac.id/file?file=digital/125868-RB08H193r-Relevansi%pemberitaan-Literatur.pdf

Sakai, Rena. (2005). Omoiyari ni kansuru kenkyuu no gaikan to tenbo: koudou ni arawarenai Omoiyari ni chuumoku suru hitsuyou-sei no teisho. Bulletin of the Graduate School of Education, the University of Tokyo. Diakses 23 April 2013 dari http://ci.nii.ac.jp/naid/110006389808

Downloads

Published

2014-08-12

Issue

Section

Articles