IMPLEMENTASI KESETIAAN SEMANGAT BUSHIDO TOKOH OISHI KURANOSUKE PADA NOVEL 47 RONIN KARYA IKEMIYA SHOICHIROU

Authors

  • PRIMA JEFRIANDY MANORADJA Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Jefriandy, prima. 2014.  Implementasi  Kesetiaan  Semangat  Bushido  Tokoh Oishi Kuranosuke pada Novel 47 Ronin Karya Ikemiya Shoichirou. Program Studi Sastra Jepang. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Brawijaya.Pembimbing: (I) RetnoDewiAmbarastuti  (II) Murakami SonokoKata Kunci: Novel, 47 Ronin, PrinsipBushido, TokohdanPenokohanSastra sebagai bagian dari seni yang mengekspresikan kehidupan manusia, sehingga dari karya  sastra  inilah pengarang mengekpresikannya dan  secara  tidak langsung  membuat  orang  lain dapat  mengerti  serta  memahami  situasi,  kondisi konteks budaya yang ditulis oleh pengarang tersebut. Banyak sastrawan di Jepang yang menulis karya  tentang semangat samurai atau yang dikenal dengan bushido seperti novel  47 Ronin  yang diambil  dari  kisah  nyata  semangat samurai tak bertuan  pada  jaman  Meiji.  Oleh  karena  itu, dalam  penelitian kali ini  penulis meneliti bagaimana penokohan karakter Oishi Kuranosuke dalam novel 47 Ronin tersebut  dan  gambaran wujud  kesetiaan  semangat  bushido  dalam novel  47Ronin karya Ikemiya Shoichirou.   Pada penelitian kali ini, penulis menggunakan  teori  tokoh dan penokohan untuk  menggambarkan  dan menjabarkan 7 prinsip  bushido  tersebut  yang diwujudkan oleh perilaku tokoh utama di dalam novel 47 Ronin.   Hasil penelitian kali ini menunjukkan bahwa  tokoh utama dalam novel 47 Ronin  benar-benar  memegang  teguh 7 prinsip bushido yaitu  Gi, Yu, Jin, Rei, Makoto, Meiyou, Chuugi, dan  mengajarkannya  serta  menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari selama hidupnya sampai mati.   Bagi  peneliti  selanjutnya yang ingin  meneliti novel  47 Ronin,  dapat meneliti dengan menggunakan pendekatan alih wahana.

References

Aminudin. (2002). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Jakarta: Sinar Baru

Algensindo.

Astuti, Mega (2010). Perilaku Junshi (bunuh diri) para tokoh cerita dalam novel

kisah 47 Ronin karya John Allyn. Universitas Sumatera Utara.

Citra Farida (2010). Jalan Kematian TerhormatSsamurai dalam Film 13 Assasins.

Malang : Universitas Brawijaya.

Cleary, Thomas. Tanpa tahun. Soul of the Samurai. Terjemahan oleh Ursula

Gyani, 2005. Jakarta : PT. Bhuana Ilmu Populer.

Fananie, Zainuddin. (2000). Perspektif Ideologi dalam Sastra Indonesia.

Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta

Farosa, Delfi (2003). Budaya Malu Masyarakat Jepang Studi Kasus 47 ronin.

Universitas Sumatera Utara.

Fibri, Marsina (2011). Nilai-nilai Bushido dalam Film Animasi Hikaru no Go.

Malang : Universitas Brawijaya.

Nurgiantoro, Burhan. (1995). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta : Gajahmada

University Press.

Nurgiyantoro, Burhan . (1995). Teori Pengkajian Fiksi . Jogja : Gajahmada

University Press.

Saini. K. M. (1993). Puisi dan Beberapa Masalahnya. Dihimpun Agus R.

Sarjono, 1979 Pikiran Rakyat.

Shigesuke, Taira. 1999. Code of the Samurai. Terjemahan oleh Teguh Wahyu

Utomo, 2009. Surabaya : Selasar Surabaya Publishing.

Shoichiro, Ikemiya. (1992). å››å七人ã®åˆºå®¢ã€ä¸Šã€‘.角å·æ–‡åº«.

Shoichiro, Ikemiya. (1992). å››å七人ã®åˆºå®¢ã€ä¸‹ã€‘.角å·æ–‡åº«.

Sudjiman, Panuti. (1988). Memahami Cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya. Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (2002).

Kamus Besar Bahasa Indonesia, (edisi ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Tsunetomo, Yamamoto. Tanpa tahun. Hagakure The Wisdom of Samurai.

Terjemahan oleh Ina Minasaroh, 2012. Jakarta : ONCOR Semesta Ilmu.

Wellek, Rene & Warren, Austin. (1977). Teori Kesusastraan. Terjemahan oleh

Melani Budianta, 1989. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2014-01-30

Issue

Section

Articles