TINJAUAN FEMINISME PADA TOKOH GINKO SEBAGAI DOKTER PEREMPUAN PERTAMA DI JEPANG PADA MASA PEMERINTAHAN MEIJI DALAM NOVEL HANAUZUMI KARYA WATANABE JUN’ICHI

Authors

  • TYAS CAHYA LARASATI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Pada masa pemerintahan Meiji, untuk dapat bersaing dengan negaranegaraBarat, pemerintah banyak melakukan perubahan. Salah satunya adalah dibidang pendidikan. Namun, sistem pendidikan yang berdasarkan pola Barat justru masih mengandung moral Konfusianisme sehingga terjadi diskriminasi bagi perempuan. Tugas seorang perempuan berada di wilayah domestik (di dalam rumah) sedangkan laki-laki di wilayah publik (di luar rumah).Penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme liberal yaitupandangan untuk menempatkan perempuan yang memiliki kebebasan secarapenuh dan individual. Selain itu juga digunakan teori penokohan dari Nurgiyantoro.Hasil penelitian dalam analisis ini menunjukkan bahwa perempuan Jepangpada masa pemerintahan Meiji tidak mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki khususnya dalam bidang pendidikan. Dalam novel Hanauzumi, menunjukkan perjuangan seorang perempuan untuk dapat mengenyam pendidikan yang sama dengan pendidikan laki-laki. Ginko yang memiliki semangat feminisme telah menimbulkan kesadaran feminisme dalam dirinya dan ia pun dapat menghadapi berbagai macam kendala yang dialaminya sehingga akhirnya ia dapat menjadi seorang dokter perempuan pertama di Jepang. Pada penelitian selanjutnya penulis menyarankan untuk menganalisisnovel ini dengan pendekatan lain yakni, pendekatan sosiologi sastra dengan tujuan memperkarya apresiasi dalam karya sastra. Kata Kunci: Perempuan Jepang, Dokter Perempuan, Feminisme, Zaman Meiji.

References

Angelina, Paula. 2012. Feminisme Pada Tokoh Sayuri Miyamoto Dalam Novel Mawar Jepang Karya Rei Kimura. Malang: Universitas Brawijaya.

Aminudin. 2002. Pengantar Apresiasi Sastra. Malang: Sinar Baru Algesindo.

Atmazaki. 2001. Ilmu Sastra, Teori, dan Terapan. Padang: Angkasa Raya.

Beasly, W.G. 2003. Pengalaman Jepang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Bernstein, Gail Lee. 1999. Recreating Japanese Women 1600-1945. California: University of California.

Dewi, Fitriana Puspita. 2011. Tokoh Koda Yukiko Di Masa Perang dan Pasca Perang Asia Pasifik Dalam Novel “Ukigumo†Karya Hayashi Fumiko (Suatu Tinjauan Feminisme). Depok: Universitas Indonesia.

Djajanegara, Soenarjati. 2000. Kritik Sastra Feminis: Sebuah Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Fakih, Mansour. 2000. Analisis Gender & Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fasta, Feni SE, M. Si. (tanpa tahun). Pusat Pengembangan Bahan Ajar – UMB: Opini Publik. Jakarta: Universitas Mercu Buana.

Kiguchi, Junko. 2005. Japanese Women’s Rights at The Meiji Era. Japan: Soka University.

Mackie, Vera. 2003. Feminism in Modern Japan. Melbourne: Cambridge University Press.

Maisaroh, Siti. 2012. Matinya Sastra Feminis. Malang: Beranda.

Marzuki. (tanpa tahun). Kajian Awal Tentang Teori-teori Gender. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Mu’minin, S.Pd,. MA. 2012. Kuasa Perempuan Tertindas: Ukiran Feminisme Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Malang: Beranda.

Nish, Ian. 1998. The Iwakura Mission In America and Europe: A New Assessment. Japan Library.

Nurgiyantoro, Burhan. 2002. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Okamura, Masu. 1980. Peranan Wanita Jepang. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ratna, Nyoman Kutha. 2004. Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra: Dari Strukturalisme hingga Poststrukturalisme Perspektif Wacana Naratif.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, Prof. Dr. Nyoman Kutha. 2011. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rustam, Ferry. 2003. Makara, Humaniora Vol. 7: Reformasi Pendidikan Pada Masa Jepang Meiji: Studi Tentang Peran Politik Kekuasaan Dalam Penerapan Pendidikan. Depok: Universitas Indonesia.

Simulya, Jenny. 1997. Ryosaikenbo: Suatu Tujuan Pendidikan Wanita Jepang Pada Zaman Meiji. Simposium.

Sugihastuti dan Suharto. 2010. Kritik Sastra Feminis Teori dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suherman, Erman. 2004. Dinamika Masyarakat Jepang Dari Zaman Edo Hingga Pasca Perang Dunia II. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

Tong, Rosemarie Putnam. 2006. Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif Kepada Arus Utama Pemikiran Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.

Watanabe, Jun’ichi. 2012. Ginko (terjemahan Istiani Prajoko). Jakarta: Serambi Ilmu.

Watanabe, Jun’ichi. 1970. Hanauzumi. Japan.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1989. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Jaya.

Wiyatmi. 2012. Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya dalam Sastra Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Downloads

Published

2013-12-30

Issue

Section

Articles