KEMAMPUAN SISWA KELAS XI IPA 1 UPTSP SMAN 1 KUTOREJO MOJOKERTO DALAM PELAFALAN BUNYI /N/

Authors

  • IMRO’ATIN MUFIDAH Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Abstract

Kata Kunci: Hatsuon, Kemampuan, Pelafalan Dalam mempelajari bahasa Jepang salah satu kesulitan yang sering dialami adalah pelafalan konsonan nasal N (hatsuon). Meskipun pelafalan yang kurang tepat tidak merubah arti, tetapi hal tersebut akan mempengaruhi kemampuan pembelajar bahasa Jepang. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab dua rumusan masalah (1) Berapa persentase siswa kelas XI IPA 1 UPTSP SMAN 1 Kutorejo Mojokerto yang mampu melafalkan bunyi N dengan benar? (2) Jenis kesalahan apa yang dilakukan oleh siswa kelas XI IPA 1 UPTSP SMAN 1 Kutorejo Mojokerto saat melafalkan bunyi N?Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan instrument penelitian berupa tes dan angket. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPA 1 UPTSP SMAN 1 Kutorejo Mojokerto yang berjumlah 33 orang. Dalam penelitian ini penulis merekam suara responden ketika melafalkan kosakata yang mengandung bunyi N.Hasil penelitian menunjukkan 87% responden mampu melafalkan bunyi N dengan benar. Jenis kesalahan yang terjadi yaitu (1) kesalahan perorangan (2) kesalahan kelompok (3) kesalahan pengungkapan (4) kesalahan menganalogi. Sedangkan penyebab kesalahan yang terjadi yaitu (1) kebiasaan (2) pendapat populer (3) bahasa ibu (4) lingkungan.Penelitian ini masih memiliki keterbatasan. Penulis menyarankan pada penelitian selanjutnya untuk mengkaji hatsuon dengan teori dan sumber data yang lain. Misalnya dengan menggunakan sumber data film. Selain itu juga disarankan diadakan penelitian tentang intonasi. Karena penelitian tersebut masih jarang dilakukan dan masih sedikit pembelajar yang mampu melafalkan suatu kalimat dengan intonasi yang benar.

References

Apriyandi, Pungki. 2014. Kesalahan Penggunaan I-keiyousi Dan Na-keiyoushi Pada Mahasiswa Angkatan 2013 Program Studi Sastra Jepang Universitas Brawijaya. FIB UB:Tidak diterbitkan.

Candy. 2011. Analisis Kesalahan Pelafalan Bunyi /N/ ( ã‚“) Pada Mahasiswa Sastra Jepang Angkatan 2007 dan 2008 Universitas Brawijaya. FIB UB:Tidak diterbitkan.

Chaer, Abdul. 2012. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Matsura, Kenji. 2005. Kamus Jepang-Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Muhammad. 2011. Metode Penelitian Bahasa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

M. Djiwandono, Soenardi. 2008. Tes Bahasa. Jakarta: PT. Indeks.

Parera, Jos Daniel. 1997. Linguistik Edukasional. Jakarta: Erlangga.

Pateda, Mansoer. 1989. Analisis Kesalahan. Flores: Penerbit Nusa Indah.

Samsuri. 1987. Analisis Bahasa. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Sudjianto dan Dahidi, Ahmad. 2004. Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. Jakarta: Kesaint Blanc.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutedi, Dedi. 2008. Dasar-dasar Linguistik Bahasa Jepang. Bandung: Humaniora.

Tarigan, Djago dan Lilis Siti Sulistyaningsih. 1998. Analisis Kesalahan Berbahasa. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.

Tarigan, Henry Guntur, Djago Tarigan. 1988. Pengajaran Analisis Kesalahan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tim. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Tim Penyusun Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya. 2012. Pedoman Penulisan Skripsi. Malang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya.

Tjandra, Sheddy N. 2004. Fonologi Jepang. Depok: Bidang penelitian Program Studi Jepang Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Downloads

Published

2015-08-03

Issue

Section

Articles